Aku berniat sambil bertakbir ,
Menyahut seruan panggilan agung ,
Mengakui kebesaran dalam iftitah ,
Buat menagih ketenangan diri .
Al-Fatihah pembuka bicara kasih ,
Disambung dengan bacaan lain ,
Rukuk dilaksana bukti ketundukan ,
Buat mencari kedamaian diri .
Aku bersujud mengadu kehinaan ,
Mengenang kembali kekurangan diri ,
Diteruskan dengan duduk antara dua sujud ,
Buat memohon kemampunan illahi .
Sujud kembali menghambakan diri ,
Menitis jernih air suci ,
Takutkan noda tiada terperi ,
Bimbang tidak diampun illahi .
Tahiyyat mengaku Allah satu ,
Muhammad pesuruh kekasih illahi ,
Selawat buat Muhammad dan Ibrahim ,
Serta buat kaum kerabatNya .
Selesai Tahiyyat mula berdoa ,
Tertanya adakah hadirnya hati ,
Dalam solat penuh kekurangan ,
Takut tidak diterima Illahi .
Butir jernih mengalir di pipi ,
Mengenang nikmat yang diberi ,
Tapi masih tidak mengenal diri ,
Alpa dan leka tak kenal budi .
Al Fakir hu Illa wallah ,
Aslym Faiz

No comments:
Post a Comment