Ya Rasulullah ,
Hadirmu mengubah kegelapan maya ,
Ketandusan semesta diterangi sang suria ,
Kota ternoda kembali bercahaya ,
Tanda lahirnya seorang kekasih yang agung .
Ya Rasulullah ,
Gua Hiraq menjadi saksi kerasulanmu ,
Datangnya Jibril memeluk erat tubuhmu ,
Membawa utusan dari Pemilik alam ,
Menandakan dikau utusan tuhan .
Ya Rasulullah ,
Disaat tubuhmu menggeletar ketakutan ,
Dikau berlari pulang kedakapan Khadijah ,
Menyelimuti hati dikau yang gundah dan bimbang,
Memeluk erat bukti kesetiaan .
Ya Rasulullah,
Di permulaan perjuanganmu Khadijah disisimu ,
Insan terawal mengungkap syahadah dihadapanmu ,
Menjadi pendamping dan teman sejati ,
Disaat tawa dan duka tetap disampingmu .
Ya Rasulullah ,
Pemergian sang isteri dan bapa saudaramu yang tercinta ,
Mengundang seribu duka dan tangisan ,
Terasa bagai perjuanganmu telah bernoktah ,
Tetapi tidak sekali engkau terlupa bahawa Allah sentiasa bersama disisimu .
Ya Rasulullah ,
Disaat turunnya kalam akhir dari tuhanmu yang Esa ,
Menyatakan kesempurnaan Islam agama yang di redha ,
Terukir senyuman diwajah Umar yang gagah ,
Membawa kedukaan buat Abu Bakar yang setia .
Ya Rasulullah ,
Pemergianmu di sisi Al-Humaira ,
Terhunus pedang Umar yang perkasa ,
Tidak percaya pemergian insan Al-Amin ,
Di tenangkan oleh Abu Bakar As- Siddiq .
Ya Rasulullah ,
Permergianmu ditangisi semesta alam ,
Tiada pengganti hingga kini ,
Walau berabad kau masih di hati ,
Al-Quran dan Sunnah warisan abadi ,
Pemandu jalan menuju ukhrawi .
Al Fakir hu Illa wallah ,
Aslym Faiz


No comments:
Post a Comment